• Suntea Melody

Mengenal 78 Arti Kartu Tarot ; berdasarkan Rider Waite Tarot

Sejarah Tarot

Awal sejarah tarot sendiri sebenarnya banyak simpang siur. Tapi paling trend dan terkenalnya adalah di abad 14'an. Desain kartu tarot pertama kali adalah di tarhun 1392 oleh Jacquemin Gringonneur, yang merupakan kartu permainan yang berjumlah 17 kartu saja. Saat itu masih belum di sebut atau dikenal sebagai kartu tarot. Namun kemudian pada tahun 2002 desain kartu oleh Jacquemin Gringonneur ini dipakai lagi dan di terbitkan dengan menambahkan desain taimbahan untuk melengkapi jadi 78 lembar kartu, kartu ini adalah Golden Tarot of Renaissance.


Tiga Sistem Utama Tarot

Visconti Tarot

Tahun 1415 Gereja Roma Katolik melarang para pengikutnya untuk bermain permainan kartu ini, mereka menganggap permainan memiliki kekuatan gaib atau jahat dan gelap. Sehingga beberapa waktu permainan kartu ini sempat menghilang, dan hanya di gunakan oleh beberapa komunitas saja secara sembunyi-sembunyi.


Desain tarot yang paling mendekati versi asli awalnya kartu permainan ini adalah kartu versi Visconti Tarot, saat ini dianggap desain kartu tarot yang tertua, namun hanya tersisa 74 kartu saja. Kartu versi Visconti Tarot ini tidak memiliki The Devil , Tower , 3 of Swords dan Knight of Pentacles.


Pada zaman itu penduduk Roma Itali menggunakan jenis tarot versi Visconti Tarot ini untuk melakukan diviniasi tarot. Saat ini masih tersisa kartu versi Visconti ini tersimpan terpisah di musium Amerika dan musium Italy.


Foto : Google Contoh Visconti Tarot

Tarot of Marseille

Jean Dodal pada tahun 1701 membuat desain kartu tarot dengan berbasis dasar gambar benda, dan lebih tidak menonjolkan sosok orang dalam desain kartunya tersebut. Kemudian desain ini di ambil dan dicopy ulang oleh desain tarot dari Perancis dan memberikan sentuhan yang lebih lengkap, karena melewati begitu banyak copian dan perubahan desain, akhirnya kartu versi ini tidak di ketahui lagi mana versi pertama kalinya. Saat ini kartu ini dari tahun tersebut ada tersimpan di musium Paris. Banyak para tarot reader datang dan mengunjungi musium Musée Français de la Carte à Jouer ini untuk melihat Tarot of Marseille ini. Jika kamu pecinta tarot mengunjungi Paris ini adalah hal yang gak boleh terlewatkan.


The Rider Waite-Tarot

Tahun 1888 didirikan sebuah organisasi yang dinamakan Hermetic Order of the Golden Dawn, yang bertujuan untuk meneliti mengenai kartu tarot, diviniasi, Kabala , alkimia, ilmu sihir dan lainya. Salah satu anggota organisasi Arthur Edward Waite, pada tahun 1909 bekerja sama dengan salah satu pelukis berbakat yang kemudian menciptakan versi tarot yang kita kenal sebagai The Rider Waite Tarot. Desain gambar-gambar pada Rider Tarot ini dilukis dan didesain oleh Pamela Colman Smith.

Pamella Colman Smith

Desain kartu tarot yang kita kenal sebagai tarot tradisional saat ini ditambahkan dengan kata Smith, menjadi The Waite-Smith Tarot Deck.


Kartu ini terkenal dengan desain orang yang terlihat sedang melakukan sebuah aktifitas atau kegiatan sehari-hari (pada jaman tersebut) sehingga membuat orang lebih mudah memahami arti kartu tarot ini.


Pada desain kartu ini-lah mereka membuat perubahan terhadap kartu Justice yang tadinya berada pada urutan 8 menjadi urutan ke 11, dan kartu Strength pada urutan 11 menjadi urutan ke 8.


Inipun juga disesuaikan dengan zodiak saat ini dimana Libra menduduki posisi 11 yang diwakikan oleh Justice, sedangkan Leo menduduki posisi 8 yang di wakilkan oleh Strength.





Sinkronisiti Pada Bacaan Kartu Tarot

Walaupun banyak yang mengatakan bahwa kartu tarot merupakan sarana atau alat untuk meramal, dikarenakan pada masa-masa tersebut masih belum banyak yang meneliti mengenai sebuah energi alam yang kita sebut sebagai sinkronisiti (kesamaan, atau kebetulan).


Saat seseorang mencari pembaca tarot pada dasarnya sedang memancarkan sebuah energi atau frekuensi gelombang, yang kemudian menangkap sebuah frekuensi yang sama dengan dirinya. Seperti gelombang walkie-talkie dimana kita memutar pada frekuensi tertentu bisa ditangkap oleh orang yang kebetulan berada pada frekuensi yang sama.


Namun karena cara kerja energi ini tidak terlihat, atau kasat mata sering kita menganggap hal ini merupakan sebuah magik atau ilmu hitam. Karena kebanyakan diri kita menggunakan kata-kata atau penjelasan ini untuk sesuatu hal yang tidak bisa kita nalarkan dengan akal sehat.


Sinkronisiti ini sebenarnya tidak hanya bekerja pada kartu tarot saja, tetapi hampir segala sesuatu benda di alam semesta ini. Seperti orang-orang yang kita temui, angka angka yang berurutan yang biasa kita sebut sebagai angel number, atau juga hal kebetulan-kebetulan yang lainnya.


Saat melakukan bacaan tarot, seorang tarot reader dengan klien yang dibacakan umumnya memiliki suatu kesamaan atau sinkronisiti. Dan dengan menggunakan intuisinya, pemahaman terhadap kartu tarot maka dapat membantu memberikan penjelasan kepada klien yang di bacakan. Apabila seseorang memiliki pikiran yang terbuka, bersedia untuk mendengarkan sebuah nasehat, maka saat pembaca tarot memberikan penjelasan pada kartu yang muncul, maka pendengar akan mendapat suatu pencerahan atas pertanyaan yang ditanyakan.


Sedangkan apabila seseorang pendengar tidak bersedia memiliki pemikiran yang terbuka, hanya ingin mendengar hal yang ingin dia dengar, maka biasanya setelah bacaan tarot, si pendengar tidak akan mendapatkan pemahaman atau pencerahan yang membantu pertanyaannya.


Setiap manusia dan mahluk hidup lain yang ada di alam semesta ini memiliki tugas dan pe-er masing-masing, dan tugas manusia itu pribadi untuk mencari jawaban dan pemecahan untuk hal yang dia hadapi. Namun terkadang manusia lebih suka hal yang pasti-pasti saja, dan lebih mempercayai suatu hal terka-menerka. Dan ini sering membuat divinasi tarot menjadi menyimpang sebagai bahan atau media ramalan.


Menurut saya pribadi tarot adalah media yang sangat baik untuk mengenali diri sendiri, membaca energi yang terpancar, memberikan saran untuk bagaimana mengambil langkah dan berjaga-jaga untuk hal yang mungkin bisa ditemui (akibat dari sinkronisiti dengan energi sekitar dan alam semesta).


Lebih Dekat Dengan Major Arcana

Kartu tarot memiliki 78 lembar kartu, yang dibagi menjadi 2 bagian besar utama, yaitu Major Arcana dan Minor Arcana.

Major Arcana berisi 22 lembar kartu, sedangkan Minor Arcana berjumlahkan 56 lembar (termasuk didalamnya 16 kartu Court dan 40 kartu yang berisi nomor atau angka).


Kita kenalan dulu dengan kartu Major Arcana.


Major Arcana merupakan kartu perjalanan seseorang dari lahir hingga meninggal. Dimulai dari 0 sebagai perwakilan seorang bayi. Kartu O disebut sebagai The Fool, karena seperti seorang bayi yang tidak tahu apa-apa, dan ingin tahu dengan segala sesuatunya tanpa memikirkan bahaya yang ada.


Sebelum masuk satu persatu perkenalan kartu Major Arcana, kita kenali dulu dari 22 kartu ini dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Tubuh, Pikiran/Hati dan Jiwa (Body, Mind and Spirit)


Major Arcana Bagian 1 (Body/ Tubuh)

Kartu Magician hingga kartu The Chariot adalah perjalanan awal The Fool dalam menapaki dunia. Sehingga kita bagi menjadi bagian tubuh. Urutan kartu The Magician hingga The Chariot adalah perjalanan yang dialami tubuh, maksudnya secara nyata atau real. Hal yang ingin kita ciptakan, kita alami secara nyata dan juga pertemuan dengan orang lain, atau kejadian.

Dimulai dari The Magician sebagai perwakilan penciptaan/menciptakan sesuatu, manusia selalu membuat kreasi atau ciptaan baru. The High Priestess sebagai perwakilan intuisi. The Empress perwakilan dedikasi, The Emperor perwakilan kendali, atau pengendalian, The Hierophant perwakilan masyarakat, tradisi dan moral, dan yang terakhir adalah The Chariot sebagai perwakilan ambisi.


Major Arcana Bagian 2 (Hati/Pikiran)

Masuk pada bagian ini, The Fool menyadari bahwa selama berada di dunia tidak bisa hanya mengandalkan ambisi dan asal tabrak kanan kiri saja, harus ada rencana dan unsur lain yang dapat membantu The Fool dalam pengalaman kehidupannya di dunia ini. Mulailah The Fool berpikir dan menggunakan kesadarannya.

The Fool masuk pada pengenalan bahwa dunia ini perlu keberanian dan kekuatan yang diwakili oleh Strenght, kemudian perlu lebih teliti dalam mengambil keputusan dan berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak untuk mendapatkan arah yang lebih jelas, diwakilkan oleh The Hermit, kemudian The Fool menyadari bahwa hidup manusia juga tergantung pada alam semesta, perputaran masa dan ada waktunya tersendiri, diwakilkan oleh Wheel of Fortune, lalu dengan usaha yang dikeluarkan akan mendapatkan hasil setimpal seperti tergambar pada kartu Justice. Kemudian The Fool menyadari bahwa pengalaman yang dia lalui ini membuat dia menjadi lebih dewasa, tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan sikap, tahu kapan harus berhenti; ini diwakilkan oleh The Hanged Man dimana kartu ini menggambarkan bagian kepala menjadi terang, layaknya seorang yang bijaksana tahu kapan harus bertindak dan kapan harus istirahat. Setelah itu lanjut perjalanan pada Death yang berarti pada saatnya terkadang belajar untuk menerima dan melepaskan, melewati Death, The Fool merasa seperti terlahir kembali menjadi seseorang yang baru dan menjadi lebih sabar, memiliki lapang dada dan kedewasaan.


Major Arcana Bagian 3 (Spirit/Jiwa)

Bagian terakhir perjalanan The Fool mulai masuk pada pengenalan diri, spiritual, pengenalan jiwanya. Perjalanan pengenalan jiwa dimulai dari kartu The Devil, sebagai tanda jiwa yang terperangkap karena sibuk mengejar keinginan diri, kepuasan badaniah, material yang membuat jiwa kita terpenjara.


Namun saat mengejar material dan realita sering tersimpan suatu bahaya tak terduga seperti kehilangan benda material, kepergian keluarga yang dicintai dan lainnya yang diwakilkan oleh The Tower, setelah melewati masa The Tower ini membuat The Fool tidak memiliki apa-apa lagi, sehingga The Fool belajar untuk berpasrah (The Star) yang tanpa busana, namun dalam jiwanya memiliki harapan serta keinginan untuk mulai dari awal lagi. Namun karena pernah mengalami kekecewaan membuat jiwa memiliki rasa takut, kawatir dan perasaan ragu (The Moon).


Namun saat matahari mulai terbit, The Fool mendapatkan suatu ide baru, dan mendapatkan harapan baru pada jiwanya. The Fool menjadi seperti anak bayi kembali yang tidak takut apa-apa, namun kali ini pada kartu The Sun, si Fool memegang bendera sebagai arti kemenangan. Yang dimaksudkan bahwa dia masih memiliki jiwa murni anak-anak yang penuh rasa penasaran yang tinggi tapi tidak seperti The Fool yang gegabah dalam melangkah. The Sun adalah jiwa anak-anak yang berani mencoba tetapi tetap bijaksana sehingga bisa menghindari bahaya.


Karena The Fool sudah kenal jiwanya, tahu kemampuan diri sesungguhnya, maka jiwanya masuk pada fase Spiritual Awakening yang di wakilkan kartu Judgement dan memenuhi panggilan jiwanya, karena The Fool mengikuti panggilan jiwanya, hidupa sesuai tujuan hidupnya sehingga dia merasa kebahagiaan yang sempurna dan lengkap, ini diwakilkan kartu The World.

Recent Posts

See All

Postingan Terbaru

Follow SUNTEA MELODY

  • Facebook Fans Page
  • Twitter

Contact

wa : +886 905 316 836

others

Taipei, Taiwan

Follow WALK HOLIDAY YARN

  • Facebook Fans Page

This website and its content is copyright of © Suntea Melody Tarot & Astrology, 2020